Kurator Berita YPWIK 31 Agustus 2026 20:48 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 861 Pendidikan 412 Tekno 587 Olahraga 1443 Ekonomi 2986 Kesehatan 433 Nasional 4687 Berita Daerah 660 Gaya Hidup 66 Luar Negeri 752 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Polres Sidrap Selidiki Isu Oknum Polisi Diduga Terima Setoran Passobis
BN
Polres Sidrap Selidiki Isu Oknum Polisi Diduga Terima Setoran Passobis

Polres Sidrap Selidiki Isu Oknum Polisi Diduga Terima Setoran Passobis

27 Agustus 2026 13:20 Detik Sulsel Nasional

Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda turut menanggapi isu oknum polisi menerima setoran dari pelaku penipuan online alias passobis di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Indra mengaku belum menerima laporan dan akan me...

Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda turut menanggapi isu oknum polisi menerima setoran dari pelaku penipuan online alias passobis di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel). Indra mengaku belum menerima laporan dan akan menindaklanjuti dugaan tersebut jika ada bukti dari masyarakat.

"Tentunya kami sangat mendukung setiap upaya penegakan hukum, itu baik dari tingkat Mabes, tingkat Polda lain, Polda Sulsel, maupun Polres-Polres lainnya. Kita selalu akan mendukung upaya penegakan hukum. Terkait dengan info tersebut (dugaan anggota polisi menerima setoran passobis) kita akan tindaklanjuti," kata AKBP Indra kepada wartawan, Kamis (27/8/2026).

Pihaknya menegaskan penangkapan yang dilakukan Polda Jawa Barat sebelumnya bukan serta-merta menjadi

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
AMPB Desak Pimpinan DPR Mundur jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan
BN
AMPB Desak Pimpinan DPR Mundur jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan

AMPB Desak Pimpinan DPR Mundur jika RUU Perampasan Aset Tak Disahkan

27 Agustus 2026 13:17 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendesak pimpinan DPR RI mengundurkan diri jika Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset tidak kunjung disahkan hingga 15 Desember 2026. Koordinator AMPB Supriyono alias Botok mengatakan, pengunduran diri itu merupakan bentuk pertanggungjawaban pimpinan DPR karena gagal mengesahkan RUU Perampa...

JAKARTA, KOMPAS.com - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendesak pimpinan DPR RI mengundurkan diri jika Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset tidak kunjung disahkan hingga 15 Desember 2026.

Koordinator AMPB Supriyono alias Botok mengatakan, pengunduran diri itu merupakan bentuk pertanggungjawaban pimpinan DPR karena gagal mengesahkan RUU Perampasan Aset.

“Misalnya sampai tanggal tersebut tidak terealisasi, mundur lagi dengan alasan A, B, C, D, E, F, G, kita minta konsekuensi tanggung jawab panjenengan semua, seperti contoh, maaf Pak Dasco nggih, beliau siap mengundurkan diri, Pak Saan Mustopa juga siap mengundurkan diri, dan Pak Cucun juga siap mengundurkan diri jika berita acara tersebut, kesepakatan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polisi Lakukan Pemeriksaan Acak Massa Menuju Kawasan Aksi di DPR
BN
Polisi Lakukan Pemeriksaan Acak Massa Menuju Kawasan Aksi di DPR

Polisi Lakukan Pemeriksaan Acak Massa Menuju Kawasan Aksi di DPR

27 Agustus 2026 13:17 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Kepolisian melakukan pemeriksaan secara acak terhadap peserta aksi yang menuju kawasan parlemen atau Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (27/8). Mengutip dari Antara, hal itu dilakukan kepolisian sebagai upaya menjaga keamanan dan menc...

Kepolisian melakukan pemeriksaan secara acak terhadap peserta aksi yang menuju kawasan parlemen atau Gedung MPR/DPR, Jakarta, Kamis (27/8).

Mengutip dari Antara, hal itu dilakukan kepolisian sebagai upaya menjaga keamanan dan mencegah masuknya barang-barang yang dapat mengganggu ketertiban selama penyampaian aspirasi.

Petugas keamanan terlihat melakukan penjagaan dan pemeriksaan terhadap sejumlah peserta aksi yang melintas menuju kawasan tersebut.

Pemeriksaan dilakukan secara acak untuk memastikan peserta aksi tidak membawa benda-benda yang berpotensi membahayakan serta menjaga agar kegiatan penyampaian pendapat berlangsung tertib dan aman.

Selain melakukan pemeriksaan, polisi juga menutup sejumlah akses jalan menuju kawasan parlemen.

Arus kendaraan yang hendak menuju kawasan tersebut dialihkan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polda Metro Catat 80 Kegiatan Warga Hari Ini, 62 di Antaranya Demo, 4.274 Aparat Amankan Aksi di DPR
BN
Polda Metro Catat 80 Kegiatan Warga Hari Ini, 62 di Antaranya Demo, 4.274 Aparat Amankan Aksi di DPR

Polda Metro Catat 80 Kegiatan Warga Hari Ini, 62 di Antaranya Demo, 4.274 Aparat Amankan Aksi di DPR

27 Agustus 2026 13:16 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya mencatat ada sekitar 80 kegiatan masyarakat yang berlangsung di Jakarta dan sekitarnya, Kamis (27/8/2026) hari ini. 80 kegiatan itu meliputi 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya mencatat ada sekitar 80 kegiatan masyarakat yang berlangsung di Jakarta dan sekitarnya, Kamis (27/8/2026) hari ini.

80 kegiatan itu meliputi 62 kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dan 18 kegiatan masyarakat lainnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan untuk kegiatan penyampaian pendapat berlangsung di sejumlah lokasi, antara lain:

"Menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi serta memastikan aspirasi dapat disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab," ucap Budi Hermanto, Kamis.

Sementara itu, 18 kegiatan masyarakat lainnya yakni agenda olahraga, pameran, seni dan hiburan,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Foto-Foto Terkini Nepal Usai Banjir Dahsyat, Kondisinya Bikin Hati Sedih
BN
Foto-Foto Terkini Nepal Usai Banjir Dahsyat, Kondisinya Bikin Hati Sedih

Foto-Foto Terkini Nepal Usai Banjir Dahsyat, Kondisinya Bikin Hati Sedih

27 Agustus 2026 13:15 Kendari Pos Nasional

Kendaripos.co.id -- Bencana longsor lumpur besar yang terjadi di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong), China-Nepal, menimbulkan korban dalam jumlah besar. Data terbaru menyebutkan 558 orang masih hilang, termasuk 260 warg...

Kendaripos.co.id -- Bencana longsor lumpur besar yang terjadi di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong), China-Nepal, menimbulkan korban dalam jumlah besar. Data terbaru menyebutkan 558 orang masih hilang, termasuk 260 warga negara asing.

Menurut laporan China Central Television (CCTV), sebanyak tiga orang telah dinyatakan meninggal dunia dan 558 orang hilang. Jumlah tersebut masih dalam proses pendataan dan verifikasi.

Dilansir AFP dan CNBC, Kamis (27/8/2026), petugas bantuan menggambarkan kondisi di lokasi sangat parah. Sejumlah pemukiman disebut hanyut tanpa tersisa.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polisi: Kelompok Anarko Mobilisasi Massa Via Medsos, Persiapkan Peralatan
BN
Polisi: Kelompok Anarko Mobilisasi Massa Via Medsos, Persiapkan Peralatan

Polisi: Kelompok Anarko Mobilisasi Massa Via Medsos, Persiapkan Peralatan

27 Agustus 2026 13:14 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Polisi mengungkap adanya gerakan kelompok anarko yang terindikasi akan menunggangi massa aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR. Kelompok tersebut juga memobilisasi massa melalui sejumlah platform media...

Polisi mengungkap adanya gerakan kelompok anarko yang terindikasi akan menunggangi massa aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR. Kelompok tersebut juga memobilisasi massa melalui sejumlah platform media sosial.

"Berdasarkan hasil penyidikan, terdapat dugaan mekanisme mobilisasi massa yang dilakukan secara berjenjang melalui pemanfaatan berbagai platform media sosial maupun aplikasi komunikasi digital," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/8/2026).

Iman menjelaskan mekanisme mobilisasi tersebut meliputi penyebaran narasi dan ajakan, perekrutan peserta secara berjenjang, pengumpulan dan pengorganisasian massa.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Hakim Tolak Eksepsi Yaqut dalam Kasus korupsi Kuota Haji
BN
Hakim Tolak Eksepsi Yaqut dalam Kasus korupsi Kuota Haji

Hakim Tolak Eksepsi Yaqut dalam Kasus korupsi Kuota Haji

27 Agustus 2026 13:14 BeritaSatu - Nasional Nasional

Jakarta, Beritasatu.com — Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Ni Kadek Susantiani memutuskan menolak atau tidak menerima seluruh keberatan yang diajukan tim p...

Jakarta, Beritasatu.com — Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Ni Kadek Susantiani memutuskan menolak atau tidak menerima seluruh keberatan yang diajukan tim penasihat hukum mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Keputusan ini disampaikan dalam sidang pembacaan putusan sela atas nota keberatan atau eksepsi yang sebelumnya diajukan pihak terdakwa kasus korupsi kuota haji tambahan di Kementerian Agama, Kamis (27/8/2026).

“Mengadili, menyatakan perlawanan advokat terdakwa Yaqut Cholil Qoumas tersebut tidak diterima,” kata Ni Kadek Susantiani saat membacakan putusan sela, Kamis (27/8/2026).

Dengan ditolaknya eksepsi tersebut, majelis hakim akan melanjutkan persidangan untuk menguji materi perkara,

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Polisi Periksa Puluhan Orang Diduga Terafiliasi Kelompok Anarko
BN
Polisi Periksa Puluhan Orang Diduga Terafiliasi Kelompok Anarko

Polisi Periksa Puluhan Orang Diduga Terafiliasi Kelompok Anarko

27 Agustus 2026 13:14 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memeriksa puluhan orang yang diduga terafiliasi dengan kelompok anarko dan upaya penunggangan aksi 27 Agustus. "Dalam hal ini kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 63 orang, te...

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya memeriksa puluhan orang yang diduga terafiliasi dengan kelompok anarko dan upaya penunggangan aksi 27 Agustus.

"Dalam hal ini kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 63 orang, terdiri dari 10 orang klaster pembiayaan dan 53 orang klaster pelaksana," ujar DirreskrimumPolda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Kamis (27/8).

63 orang ini dilaporkan diamankan ketika berkumpul di wilayah Jakarta Timur.

"Mereka kami amankan di wilayah Jakarta Timur dan asalnya itu dari berbagai wilayah. Ada yang berasal dari Bogor, ada yang berasal dari Bekasi, Depok, Tangerang, Bandung. Nah ini berkumpul di dalam satu tempat,"

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Catatan Kritis soal RUU Perampasan Aset dari Koalisi Masyarakat Sipil
BN
Catatan Kritis soal RUU Perampasan Aset dari Koalisi Masyarakat Sipil

Catatan Kritis soal RUU Perampasan Aset dari Koalisi Masyarakat Sipil

27 Agustus 2026 13:11 CNN Indonesia - Nasional Nasional

Koalisi Masyarakat Sipil meminta DPR dan pemerintah untuk membuka draf dan Daftar Inventaris Masalah (DIM) Rancangan Undang-undang atau RUU Perampasan Aset. Koalisi ini terdiri dari Indonesia Corruption Watch, Auriga, Kaoem Telapa...

Koalisi Masyarakat Sipil meminta DPR dan pemerintah untuk membuka draf dan Daftar Inventaris Masalah (DIM) Rancangan Undang-undang atau RUU Perampasan Aset.

Koalisi ini terdiri dari Indonesia Corruption Watch, Auriga, Kaoem Telapak, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Pusat Studi Antikorupsi (SAKSI) Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, dan Transparency International Indonesia.

"Koalisi Masyarakat Sipil menuntut DPR dan Pemerintah untuk segera membuka draf dan DIM RUU Perampasan Aset ke publik melalui kanal publikasi resmi DPR RI untuk menghindari informasi simpang siur dan sebagai langkah awal menerapkan pembahasan UU dengan partisipasi publik bermakna," ujar Wana Alamsyah dari ICW melalui keterangan persnya, Kamis (27/8).

Tanpa

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
BPKP, Kemendagri, dan KPK perkuat sinergi wujudkan pemda berintegritas
BN
BPKP, Kemendagri, dan KPK perkuat sinergi wujudkan pemda berintegritas

BPKP, Kemendagri, dan KPK perkuat sinergi wujudkan pemda berintegritas

27 Agustus 2026 13:10 Antara - Terkini Nasional

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat sinergi dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintah daerah yang bersih,...

Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat sinergi dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintah daerah yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah (PPKD) BPKP Setya Nugraha menerangkan penguatan sinergi pengawalan program strategis di daerah melalui pengawasan berbasis risiko.

“Pergeseran fokus penilaian dari dominasi pemenuhan enabler menuju penilaian yang lebih menekankan kualitas hasil pengawasan dan manfaat nyata bagi organisasi tercermin dalam Peraturan BPKP Nomor 6 Tahun 2025 tentang Peningkatan Kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi di

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Demo 27 Agustus di DPR Memanas? Ini Link CCTV untuk Pantau Situasi dari Rumah
BN
Demo 27 Agustus di DPR Memanas? Ini Link CCTV untuk Pantau Situasi dari Rumah

Demo 27 Agustus di DPR Memanas? Ini Link CCTV untuk Pantau Situasi dari Rumah

27 Agustus 2026 13:09 TVOneNews Nasional

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi demonstrasi besar-besaran yang dikenal sebagai Demo 27 Agustus berlangsung sejak Kamis (27/8/2026) pagi di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan situa...

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi demonstrasi besar-besaran yang dikenal sebagai Demo 27 Agustus berlangsung sejak Kamis (27/8/2026) pagi di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat.

Masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan situasi di sekitar lokasi aksi tanpa harus datang langsung dapat memantau kondisi melalui sejumlah kamera pengawas atau CCTV yang tersedia secara daring.

Pengamanan aksi demonstrasi juga melibatkan puluhan ribu personel gabungan. Sebanyak 18.504 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi di sejumlah titik di Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pengamanan dibagi menjadi enam zona. Ring 1 Gedung DPR/MPR RI menjadi salah satu titik utama dalam

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Jelang Demo 27 Agustus, Kawasan Patung Kuda Terpantau Kondusif dan Lalu Lintas Lancar
BN
Jelang Demo 27 Agustus, Kawasan Patung Kuda Terpantau Kondusif dan Lalu Lintas Lancar

Jelang Demo 27 Agustus, Kawasan Patung Kuda Terpantau Kondusif dan Lalu Lintas Lancar

27 Agustus 2026 13:09 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan bundaran Patung Kuda Arjuna Wijaya, Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, terpantau kondusif dan arus lalu lintas berjalan normal pada Kamis (27/8/2026) siang. Arus lintas yang terpantau normal...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kawasan bundaran Patung Kuda Arjuna Wijaya, Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, terpantau kondusif dan arus lalu lintas berjalan normal pada Kamis (27/8/2026) siang.

Arus lintas yang terpantau normal ini di tengah rencana aksi unjuk rasa berskala besar oleh sejumlah aliansi masyarakat di Jakarta pada hari ini.

Pantauan Tribunnews di lokasi, suasana di salah satu titik paling vital menuju Istana Negara ini normal. Tidak tampak adanya penumpukan massa aksi, barikade kawat berduri, maupun blokade jalan yang biasanya mewarnai eskalasi demonstrasi.

Tepat di area bundaran air mancur Patung Kuda, deretan ornamen bendera merah putih berukuran besar tampak berdiri tegak

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 331 332 333 334 335 ... 391 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 23

YPWIK@2026