Kurator Berita YPWIK 5 September 2026 03:21 WITA online: 0
Tentang Hubungi Kami Download Aplikasi dan Bagikan Resume Berita
BNNews Berita Nusantara
Semua Wahdah Agama Pendidikan Tekno Olahraga Ekonomi Kesehatan Nasional Berita Daerah Gaya Hidup Luar Negeri
Kategori
Agama 674 Pendidikan 441 Tekno 653 Olahraga 1367 Ekonomi 3894 Kesehatan 481 Nasional 4910 Berita Daerah 596 Gaya Hidup 57 Luar Negeri 763 Mode Ringan / Cepat Resume
Ringan
Polemik Sumur Minyak di Desa Gandu Blora, Warga Tuntut Transparansi AMDAL dan Pembagian Hasil
BN
Polemik Sumur Minyak di Desa Gandu Blora, Warga Tuntut Transparansi AMDAL dan Pembagian Hasil

Polemik Sumur Minyak di Desa Gandu Blora, Warga Tuntut Transparansi AMDAL dan Pembagian Hasil

1 September 2026 19:18 Tribunnews - Terkurasi Berita Daerah

TRIBUNNEWS.COM - Ratusan warga Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD Blora pada Kamis (20/8/2026) lalu. Mereka menuntut transparansi pengelolaan sumur minyak rakya...

TRIBUNNEWS.COM - Ratusan warga Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD Blora pada Kamis (20/8/2026) lalu.

Mereka menuntut transparansi pengelolaan sumur minyak rakyat di Desa Gandu.

Pengelolaan sumur minyak tersebut mengalami transisi dari penambangan ilegal menuju penambangan resmi di bawah payung hukum badan usaha atau paguyuban setempat.

Masalah utama yang paling dikhawatirkan warga adalah ketidakjelasan AMDAL.

Pada musim penghujan, limbah minyak kerap terbawa aliran air hingga mencemari perairan umum (sendang) dan lahan pertanian warga.

Pada musim kemarau, lalu lalang kendaraan berat atau tangki pengangkut minyak menyebabkan polusi debu di sepanjang jalan permukiman.

Kedatangan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
‎Kelola Sampah Warga dan BSU, TPS3R Untia Terima hingga 3 Ton Sampah Per Hari
BN
‎Kelola Sampah Warga dan BSU, TPS3R Untia Terima hingga 3 Ton Sampah Per Hari

‎Kelola Sampah Warga dan BSU, TPS3R Untia Terima hingga 3 Ton Sampah Per Hari

1 September 2026 19:18 Tribun Timur Berita Daerah

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Berdiri sejak 2021, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Untia kini mampu menerima sekitar 2,5 hingga 3 ton sampah setiap hari. ‎ ‎TPS 3R Untia terletak di Jalan Salodong, Keluraha...

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Berdiri sejak 2021, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Untia kini mampu menerima sekitar 2,5 hingga 3 ton sampah setiap hari.

‎

‎TPS 3R Untia terletak di Jalan Salodong, Kelurahan Untia, Kota Makassar.

‎

‎Lokasinya hanya berjarak sekitar 200 meter dari Kampus II PIP Makassar.

‎

‎Fasilitas pengolahan sampah ini juga berada tidak jauh dari lokasi pembangunan Stadion Untia, dengan jarak sekitar 300 meter.

‎

‎Sebuah bangunan bercat biru dengan papan nama TPS3R Untia di atas pintu masuk menyambut pengunjung yang datang ke lokasi tersebut.

‎

‎Di bagian belakang gedung utama, terdapat sebuah hanggar yang

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Luncurkan Sistem Host to Host, Waskita Karya Raih Sertifikasi SNAP
BN
Luncurkan Sistem Host to Host, Waskita Karya Raih Sertifikasi SNAP

Luncurkan Sistem Host to Host, Waskita Karya Raih Sertifikasi SNAP

1 September 2026 19:18 DetikFinance Ekonomi

PT Waskita Karya (Persero) Tbk meluncurkan sistem Host to Host (H2H) pembayaran terintegrasi. Perseroan memanfaatkan layanan Application Programming Interface (API) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang telah bersta...

PT Waskita Karya (Persero) Tbk meluncurkan sistem Host to Host (H2H) pembayaran terintegrasi. Perseroan memanfaatkan layanan Application Programming Interface (API) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI yang telah berstandar Nasional Open API (SNAP).

Waskita Karya menjadi perusahaan konstruksi pertama yang mendapatkan sertifikasi SNAP. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat transformasi digital guna memudahkan proses pembayaran.

Melalui H2H, pembayaran dapat dilakukan secara otomatis dan memungkinkan sistem internal perusahaan sebagai host terhubung langsung dengan sistem perbankan atau lembaga keuangan sebagai host lain secara real time. Tujuannya agar proses keuangan menjadi terintegrasi, efisien, transparan, dan akuntabel.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KPK Dukung Pembahasan RUU Perampasan Aset Untuk Efek Jera Koruptor
BN
KPK Dukung Pembahasan RUU Perampasan Aset Untuk Efek Jera Koruptor

KPK Dukung Pembahasan RUU Perampasan Aset Untuk Efek Jera Koruptor

1 September 2026 19:17 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah dan DPR RI dalam mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. KPK menilai regulasi ini menjadi i...

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah dan DPR RI dalam mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

KPK menilai regulasi ini menjadi instrumen hukum vital untuk memberikan efek jera kepada pelaku korupsi sekaligus mengembalikan keuangan negara secara maksimal.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan posisi lembaga antirasuah yang terus berada di garis depan dalam mengawal penguatan instrumen perampasan aset hasil kejahatan.

"Posisi KPK saya pastikan ada di posisi yang mendukung upaya-upaya pemberantasan korupsi yang lebih kuat. Bagaimana kemudian pemberantasan korupsi yang lebih kuat tidak hanya memberikan efek jera kepada para pelaku, tapi juga bagaimana

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Duo Maling Modus Pecah Kaca di Bogor Ditangkap, 1 Residivis
BN
Duo Maling Modus Pecah Kaca di Bogor Ditangkap, 1 Residivis

Duo Maling Modus Pecah Kaca di Bogor Ditangkap, 1 Residivis

1 September 2026 19:17 DetikNews - Politik & Hukum Nasional

Polisi menangkap pelaku pencurian dengan modus pecah kaca di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Salah satu pelakunya merupakan residivis atau pernah mendekam di tahanan. "Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan...

Polisi menangkap pelaku pencurian dengan modus pecah kaca di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Salah satu pelakunya merupakan residivis atau pernah mendekam di tahanan.

"Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan dua orang tersangka, salah satunya diketahui merupakan residivis kasus pencurian yang sebelumnya pernah menjalani hukuman pidana di Lapas Kebon Waru, Bandung," kata Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).

Keduanya ditangkap pada Selasa (18/8) sekitar pukul 20.00 WIB di sebuah kafe yang berada di Kelurahan Jampang, Kecamatan Kemang.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Suku Bunga Jangka Panjang Jepang Sentuh 3 Persen, Tertinggi dalam 30 Tahun
BN
Suku Bunga Jangka Panjang Jepang Sentuh 3 Persen, Tertinggi dalam 30 Tahun

Suku Bunga Jangka Panjang Jepang Sentuh 3 Persen, Tertinggi dalam 30 Tahun

1 September 2026 19:16 Tribunnews - Terkurasi Ekonomi

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Suku bunga jangka panjang Jepang sempat naik hingga menyentuh 3 persen di pasar obligasi domestik, Selasa, 1 September 2026. Angka tersebut mer...

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Suku bunga jangka panjang Jepang sempat naik hingga menyentuh 3 persen di pasar obligasi domestik, Selasa, 1 September 2026. Angka tersebut merupakan level tertinggi dalam sekitar 30 tahun terakhir.

Menanggapi perkembangan itu, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihara menegaskan pemerintah akan menjelaskan secara cermat kepada pelaku pasar mengenai kebijakan fiskal pemerintahan Perdana Menteri Sanae Takaichi.

“Kami memantau pergerakan pasar dengan tingkat kewaspadaan yang sangat tinggi,” kata Kihara.

Pemerintahan Takaichi mengusung kebijakan yang disebut sebagai “fiskal ekspansif yang bertanggung jawab”. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah akan memeriksa besarnya pengeluaran secara saksama serta

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
KPK Duga Praktik Pemerasan Izin Tinggal WNA Masih Terjadi Pasca-OTT Silmy Karim
BN
KPK Duga Praktik Pemerasan Izin Tinggal WNA Masih Terjadi Pasca-OTT Silmy Karim

KPK Duga Praktik Pemerasan Izin Tinggal WNA Masih Terjadi Pasca-OTT Silmy Karim

1 September 2026 19:16 Kompas - Nasional Nasional

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemerasan dan penerimaan uang terkait pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) masih terjadi pasca-operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim dan kawan-kawan. “Jadi, pasca terjadinya peristiwa tertangkap tangan...

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik pemerasan dan penerimaan uang terkait pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA) masih terjadi pasca-operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim dan kawan-kawan.

“Jadi, pasca terjadinya peristiwa tertangkap tangan, KPK menduga bahwa praktik-praktik penerimaan uang yang dilakukan oleh para oknum di imigrasi ini masih terus dilakukan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

“Artinya meskipun penyidikan ini sudah berproses di KPK, masih ada oknum-oknum yang tetap, ada tarif untuk approval layanan keimigrasian di tingkat-tingkat kanim,” sambung dia.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
38 Perusahaan Baja Kemplang Pajak Mulai Diperiksa!
BN
38 Perusahaan Baja Kemplang Pajak Mulai Diperiksa!

38 Perusahaan Baja Kemplang Pajak Mulai Diperiksa!

1 September 2026 19:15 DetikFinance Ekonomi

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah memproses 38 perusahaan baja yang diduga mengemplang pajak. Proses tersebut merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran pajak yang melibatkan 40 perusahaan...

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah memproses 38 perusahaan baja yang diduga mengemplang pajak.

Proses tersebut merupakan tindak lanjut atas dugaan pelanggaran pajak yang melibatkan 40 perusahaan di sektor baja.

Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengatakan pihaknya tengah memproses sekitar 38 perusahaan baja yang diduga mengemplang pajak. Ia mengatakan, perusahaan terkait mengolah scrap hingga baja bekas.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Wamenkop Ungkap Alasan Penempatan Manajer Koperasi Merah Putih Belum Berjalan
BN
Wamenkop Ungkap Alasan Penempatan Manajer Koperasi Merah Putih Belum Berjalan

Wamenkop Ungkap Alasan Penempatan Manajer Koperasi Merah Putih Belum Berjalan

1 September 2026 19:15 Liputan6 - Bisnis Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Koperasi (Kemenkop) buka suara mengenai proses penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang belum terlaksana hingga September 2026, meski awalnya ditarget mulai berjalan p...

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Koperasi (Kemenkop) buka suara mengenai proses penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang belum terlaksana hingga September 2026, meski awalnya ditarget mulai berjalan pada Agustus lalu.

Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah menegaskan bahwa penyesuaian jadwal tersebut bukan karena hambatan teknis, melainkan seluruh tahapan masih berjalan sesuai alur yang direncanakan.

"Sabar, sabar. Enggak ada kendala. Itu sesuai on schedule," kata Farida saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (1/9/2026).

Farida membeberkan, lamanya proses penempatan disebabkan oleh keinginan para calon manajer yang mengajukan permohonan agar dapat ditugaskan di wilayah asal masing-masing. Pemerintah perlu memetakan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Waspada Modus Penipuan Baru! Ngaku-Ngaku Jadi Petugas Dukcapil
BN
Waspada Modus Penipuan Baru! Ngaku-Ngaku Jadi Petugas Dukcapil

Waspada Modus Penipuan Baru! Ngaku-Ngaku Jadi Petugas Dukcapil

1 September 2026 19:15 CNBC Indonesia - Market Ekonomi

Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan keuangan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Kependuduk...

Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan keuangan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Mengutip Intagram resminya, Selasa (1/9/2026) Satgas PASTI menjelaskan pelaku biasanya memanfaatkan data kependudukan seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK), maupun Kartu Tanda Penduduk (KTP) guna meyakinkan calon korban.

Tidak jarang, pelaku juga mengirimkan tautan atau mengarahkan korban ke situs palsu untuk memperoleh informasi pribadi yang dapat disalahgunakan.

Dalam salah satu modus yang ditemukan, oknum menghubungi masyarakat melalui saluran komunikasi pribadi dan mengaku sebagai petugas Dukcapil. Pelaku kemudian meminta

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Gabung Heerenven, Mees Hilgers Rindu Bermain
BN
Gabung Heerenven, Mees Hilgers Rindu Bermain

Gabung Heerenven, Mees Hilgers Rindu Bermain

1 September 2026 19:15 DetikSport Olahraga

Mees Hilgers resmi bergabung ke klub Eredivisie Heerenveen. Pemain internasional Indonesia itu sudah rindu bermain usai absen lama di FC Twente. Heerenveen mengumumkan kedatangan Hilgers, Senin (31/8/2026). Bek berusia 25 tahun it...

Mees Hilgers resmi bergabung ke klub Eredivisie Heerenveen. Pemain internasional Indonesia itu sudah rindu bermain usai absen lama di FC Twente.

Heerenveen mengumumkan kedatangan Hilgers, Senin (31/8/2026). Bek berusia 25 tahun itu didatangkan dari FC Twente dan meneken kontrak di De Superfriezen selama 2 tahun.

Transfer ini sekaligus menyudahi karier Hilgers di Twente. Dia sudah bermain di sana sejak masih di tim akademi dan debut di tahun 2020, mencatatkan lebih dari 130 pertandingan buat De Tukkers.

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Pengamat Desak Polisi Usut Tuntas Aktor di Balik Kerusuhan Demo 27 Agustus, Singgung Dalih Ormas
BN
Pengamat Desak Polisi Usut Tuntas Aktor di Balik Kerusuhan Demo 27 Agustus, Singgung Dalih Ormas

Pengamat Desak Polisi Usut Tuntas Aktor di Balik Kerusuhan Demo 27 Agustus, Singgung Dalih Ormas

1 September 2026 19:14 Tribunnews - Terkurasi Nasional

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, meminta Polri mengusut tuntas aktor di balik kerusuhan dalam aksi demonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus 2026. Keric...

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, meminta Polri mengusut tuntas aktor di balik kerusuhan dalam aksi demonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus 2026.

Kericuhan terjadi di sejumlah titik di Jakarta Pusat setelah massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR RI, beraudiensi dengan pimpinan DPR RI, lalu membubarkan diri.

Dalam aksi tersebut, AMPB menuntut pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.

Setelah itu, sejumlah elemen lain mulai dari mahasiswa dan masyarakat datang ke kawasan gedung parlemen untuk menggelar aksi. Mereka bertahan

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp
Prev 1 ... 695 696 697 698 699 ... 1153 Next

Berita Nusantara adalah kurator berita berbasis RSS. Semua berita mencantumkan sumber asli dan tidak diklaim sebagai liputan langsung.

Pengunjung hari ini: 4

YPWIK@2026